
Namun, gambar GeoEye-1, menurut pihak Google, tidak akan ada di Google Earth dan Google Maps. Llogo corporate Google bahkan menghiasi peluncuran sebuah rocket, yang diberi nama Delta II, di bawah tulisan Boeing. Sergey Brin dan Larry Page, co-founder Google, telah berada di Vandenberg Air Force, California, Sabtu pagi, dalam peluncuran rocket Google yang pertama.
Pihak Google menambahkan, satelit GeoEye-1 sendiri pada Sabtu sorenya sudah terlepas dari second stage rocket Delta II dan kemudian masuk ke system onboard-nya. GeoEye-1 akan berada di sekitar bumi dalam kecepatan 4.5 mil per detik, untuk mengambil gambar dalam warna hitam dan putih dari jarak 423 mil dari bumi. Kamera yang ada pada Geo-Eye-1 dapat membedakan object di lapangan hingga ukuran paling kecil, 16 inch. Namun, karena ada keterbatasan dari pihak pemegang lisensi dari Amerika, maka GeoEye-1 mungkin tidak mampu menampilkan gambar yang lebih tajam daripada itu. Sementara itu, satelit GeoEye-2 menurut jadwal akan meluncur pada tahun 2011.(h_n)
BeritaNet.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar