Tampilkan postingan dengan label Linux Support. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux Support. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juni 2009

Ubuntu 10.04, Waktu Booting Cuma 10 Detik

Pengembang distro Linux Ubuntu telah membuat gebrakan baru dengan menambah performance booting Ubuntu. Ambisi developer Linux Ubuntu ini akan diterapkan di tahun 2010 untuk mengurangi waktu booting hingga hanya 10 detik. Meningkatnya adopsi system operasi Linux di device netbook telah memberikan semangat kepada developer Linux untuk berfokus kepada performance startup system tersebut di netbook. Ubuntu 9.04 yang dirilis bulan lalu, juga merupakan salah satu distro Linux yang memiliki improvisasi ini.

Dalam presentasinya di Barcelona, developer Linux, Scott James Remnant mengungkapkan bahwa waktu booting Linux sudah berkurang dari 65 detik di versi Linux 8.10, hingga hanya 25 detik di Ubuntu 9.04. Canonical, vendor di balik Ubuntu, akan melanjutkan menambah improvisasi waktu booting di Ubuntu 9.10 dengan kode nama Karmic Koala. Menurut klaim Remnant, waktu booting Ubuntu 10.04 akan diubah menjadi 10 detik saja, segera rilis mengikuti Karmic.

Remnant memberikan informasi di bagian mana waktu booting akan berkurang. Sebuah strategi penting akan membuat display server Xorg akan berjalan secepat mungkin, sehingga akan memberikan waktu yang singkat untuk mengangkat komponen yang harus ditempatkan sebelum Xorg start, termasuk komponen udev device manager dan initramfs, sebuah system file temporer yang di-load ke syetm memory untuk memfasilitasi pross startup. Sementara Initramfs bertindak sebagai penanggung jawab untuk mounting root system file dan load module kernel. Selain itu, Initramfs juga memainkan peran untuk software RAID, enkripsi disk, booting dari system file jaringan, dan melakukan task lain yang sama. Remnant mengungkapkan akan mengurangi waktu kinerja kedua komponen di atas dan menghilangkan beberapa aktivitas yang dapat memperlambat startup.

Remnant mengatakan bahwa kernel dan initramfs akan mengambil waktu 2 detik, loading driver, filesystem mounting, dan load lainnya akan menghabiskan waktu 2 detik, launching display Xorg sekitar 2 detik, dan 4 detik untuk launching desktop environment dan layanan lainnya yang menjadi bagian dari session user. Komputer akan full load dan siap digunakan dalam waktu 10 detik, tambah Remnant.

BeritaNEt.com
Read More..

Rabu, 17 Desember 2008

Ganti Repository Ubuntu dengan Repository Lokal

Di Ubuntu hampir semua kegiatan dari Installasi Software termasuk Dependensinya, Update, Upgrade membutuhkan koneksi Internet. Agar proses tadi dapat berjalan dengan cepat kita bisa mengubah repository ubuntu dengan Server Repository yang ada di Indonesia (Lokal, berikut ini saya menuliskan repository untuk Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex.

kambing.ui.edu
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu intrepid main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu intrepid-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu intrepid-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu intrepid-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu intrepid-proposed main restricted universe multiverse

komo.vlsm.org
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-proposed main restricted universe multiverse

repo.ugm.ac.id
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ gutsy main multiverse restricted universe
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ gutsy-updates main multiverse restricted universe
deb http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/ gutsy-security main multiverse restricted universe

Untuk mengubah daftar repositori, ada 2 cara, yaitu melalui “Synaptic Package Manager” dan melalui terminal:

Melalui Synaptic Package Manager:

1. Buka menu: System | Administration | Synaptic Package Manager
2. Pilih menu: Settings | Repositories
3. Pilih tab “Third-Party Software”
4. Pilih “Add”
5. Masukkan alamat server repositori pada daftar di atas. Misalnya:

deb http://kambing.ui.edu/ubuntu intrepid main restricted universe multiverse

6. Klik “Add” lagi, lalu isikan baris berikutnya. Lakukan langkah ini hingga semua baris pada server tersebut selesai anda masukkan.
7. Setelah selesai, centang setiap item pada daftar “Third-Party Software”
8. Klik “Close”
9. Klik “Reload” pada ikon di sebelah kiri atas

Melalui terminal:

1. Masukkan perintah berikut:

nano /etc/apt/sources.list

2. Dalam file ini ada default repository ubuntu berikan tanda # di belakang alamat reponya atau bisa juga dihapus tapi backup dulu aja file aslinya, lalu ketikan alamat reponya saya menggunakan repo kambing. Contoh:

deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu intrepid-proposed main restricted universe multiverse

3. Update melalui terminal, ketikan:

sudo apt-get update

Semoga Bermanfaat
Read More..

Sabtu, 20 September 2008

Membut Repository Ubuntu Local

Repository lokal di bangun menggunakan FTP server menggunakan vsftpd. Beberapa langkah awal untuk menyiapkan FTP server maupun home directory-nya adalah sebagai berikut

# apt-get install vsftpd
# chown -Rf root.root /home/ftp
# /etc/init.d/vsftpd restart
# mkdir /home/ftp/pub
# chown -Rf ftp.nogroup /home/ftp/pub

Logika membuat repository lokal sangat mudah, yaitu

* buat iso dari masing-masing DVD
* buat directory untuk mount masing-masing iso DVD di home FTP
* mount iso ke folder yang di sediakan
* edit /etc/apt/sources.list sesuai dengan lokasinya

Untuk penggunaan dalam jaringan / LAN kita perlu mengedit /etc/apt/sources.list menjadi misalnya

deb ftp://ip-server/pub/folder-iso


http://opensource.telkomspeedy.com/wiki

Read More..

Konfigurasi Ethernet di Ubuntu

Untuk mengkonfigurasi eth di ubuntu ada beberapa cara diantaranya :

1. menggunakan perintah ifconfig

root@ubuntu# ifconfig eth0 192.168.0.100 netmask 255.255.255.0

2. mengedit file /etc/network/interface

vi /etc/network/interface


# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255
gateway 192.168.0.1

lalu setelah selesai diedit kita restart networknya

/etc/init.d/networking restart

kemudian edit juga file /etc/hosts

vi /etc/hosts

127.0.0.1       localhost.localdomain localhost
192.168.0.100 server1.example.com server1

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1 ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0 ip6-localnet
ff00::0 ip6-mcastprefix
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters
ff02::3 ip6-allhosts
Read More..

Membuat File .ISO dengan Konsole

Banyak sekali ekstensi file yang sudah dibuat para programer, yang masing-masing dibuat untuk keperluan yang bereda.

Salah satunya adalah .ISO , file berektensi ISO ini boleh dikatakan file yang spesial karena merupakan bentuk lain cd dalam bentuk soft copy . File .ISO ini biasanya kita temukan pada distro linux yang siap untuk didownload dan di burn juga dapat langsung di boot ketika kita memboot melalui cdrom.

Dalam hal ini saya mencoba untuk file berektensi .ISO tanpa menggunakan program khusus seperti nero dll, saya mencobanya pada ubuntu dengan menggunaan konsole. Lalu ini caranya mengcopy sebuah CD dan sekaligus menyimpannya dalam format file .ISO?

1. Buka Terminal
2. Login sebagai super user / root

Lalu ketikan perintah berikut ini...
1
2
sudo umount /dev/cdrom
dd if=/dev/cdrom of=/home/user/file.iso bs=1024

Lalu bagaimana caranya membuat file iso dari direktori?

1
mkisofs -r -o file.iso /location_of_folder/

Selanjutnya seringkali kita menemukan kode aneh yang disebut MD5. Bagaimana membuatnya?

1
md5sum file.iso > file.iso.md5

(majalah-linux)

Read More..